Advertisement

Terobosan Kemendikbud, Nadiem: Pandemi Bukan Penghalang

Terobosan Kemendikbud,  Nadiem: Pandemi Bukan Penghalang
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim. Sumber: poskota.co.id
Editor : Xrimhsak Bekasi — Rabu, 6 Januari 2021 15:04 WIB

Jakarta –  Walaupun masih dalam pandemi Covid-19, akan tetapi Kemendikbud mempunyai sejumlah terobosan akan yang dilakukan secara cepat dan masif. "Pandemi bukan penghalang bagi kita untuk terus melakukan terobosan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, pada Rabu (6/1/2021). Kemendikbud mengatakan, untuk pertama kalinya memberikan bantuan Dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja untuk mengurangi dampak keterpurukan ekonomi sekolah negeri dan swasta.

 Tidak hanya itu, Kemendikbud juga menghadirkan kurikulum dan modul pembelajaran dalam kondisi khusus guna meringankan kesulitan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. "Modul pembelajaran ini mencakup uraian pembelajaran berbasis aktivitas untuk guru, orang tua, dan siswa," ucap Mendikbud.  "Krisis Covid-19 mengubah kebijakan Kemendikbud  sehingga sekarang BOS Afirmasi dan BOS Kinerja difokuskan dan diprioritaskan untuk daerah yang paling membutuhkan dan yang paling terdampak," lanjut Mendikbud Nadiem Makarim.

 Selanjutnya mengutip dari portal poskota.co.id, pihak Kemendikbud juga terus berupaya untuk memberikan dukungan secara maksimal kepada mahasiswa-mahasiswi agar tetap bisa mengikuti kegiatan perkuliahan dengan baik di masa pandemi Covid-19.Pemimpin perguruan tinggi dapat memberikan keringanan UKT dan/atau memberlakuan UKT baru terhadap mahasiswa terdampak pandemi. Selain itu, bagi mahasiswa-mahasiswi tidak wajib membayar UKT jika sedang mengambil  cuti kuliah atau tidak mengambil sks sama sekali, misalnya sedang menunggu kelulusan. "Ini merupakan bukti bahwa kita mendengar dan berupaya mengurangi beban mahasiswa yang terdampak krisis Covid-19 ini. Kerangka regulasi ini kita berikan agar semua perguruan tinggi negeri bisa segera melakukan keringanan UKT untuk membantu mahasiswanya yang terdampak," tegas Mendikbud.  

Kemendikbud turut memberikan bantuan UKT (Uang Kuliah Tunggal) atau biaya perkuliahan kepada 410 ribu mahasiswa semester 3, 5 dan 7 kepada PTN dan PTS dengan menggunakan anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan. Upaya tersebut diharapkan agar pelajar dan mahasiswa dapat terus mengikuti masa pembelajaran di tengah pandemi covid-19 ini. (fka)



Kemendikbud Nadiem Pandemi Covid-19

Loading...

Related Post