Advertisement

PBNU Tolak Kampanye Anti Vaksinasi Covid-19

PBNU Tolak Kampanye Anti Vaksinasi Covid-19
PBNU beserta jajaran saat berdiskusi bersama Menkes Budi. Sumber: Twitter @nahdlatululama
Editor : Terasbekasi1 Bekasi — Rabu, 13 Januari 2021 13:18 WIB
Teras Bekasi, Jakarta – Mengenai persoalan vaksinasi covid-19, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Ishomuddin mengakui bahwa pihaknya menolak secara tegas terkait kampanye anti-vaksin COVID-19.

Menurut Ahmad ketika berada di lingkungan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021), meyebutkan program vaksinasi dari pemerintah ini telah menggunakan vaksin yang terjamin keamanannya.

“Percayalah pemerintah tidak akan mencelakakan rakyatnya. Percayalah vaksin merupakan sesuatu yang aman,” ujar Ahmad seperti dikutip dari Antara.

Proses vaksinasi covid-19 ini menurut Ahmad, merupakan salah satu dari usaha untuk melindungi jiwa guna tetap sehat serta bisa menjalankan kehidupan.

“Oleh karena itu vaksinasi merupakan kewajiban kita semua, agar kita terhindar dari wabah yang melanda ini, yaitu serangan virus covid-19,” serunya dilansir dalam Pikiran Rakyat Bekasi.

Vaksin Sinovac yang digunakan pemerintah, menurut PBNU telah sah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)  serta telah mendapatkan izin Emergency Use Autorization (EUA)  dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kita berusaha meyakinkan seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi tanpa rasa takut, vaksinasi ini sudah mendapat sertifikasi halal. Kita tidak perlu takut,” ujar dirinya. (fka)



PBNU Vaksin Sinovac Covid-19 Kampanye Anti Vaksinasi

Loading...

Related Post