Advertisement

Viral, Politisi PDIP Ribka Tjiptaning Tolak Divaksin

Viral, Politisi PDIP Ribka Tjiptaning Tolak Divaksin
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning. Foto: YouTube/dpr.ri
Editor : Terasbekasi3 News — Rabu, 13 Januari 2021 11:36 WIB

Teras Bekasi, Jakarta – Pernyataan kontroversial dalam rapat kerja Komisi IX yang disampaikan oleh Anggota DPR Komisi IX dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ribka Tjiptaning menjadi viral di media sosial (medsos), Selasa (12/1/2021).

Pernyataan dari Ribka yang menjadi viral tersebut yaitu terkait dirinya yang menolak tegas untuk divaksin Covid-19, serta dirinya mengaku lebih memilih untung membayar denda dibandingkan harus disuntik vaksin Covid-19.

"Persoalan vaksin saya tetap tidak mau divaksin maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin, saya sudah 63 tahun nih. Misalnya hidup di DKI Jakarta semua anak cucu saya dapat sanksi Rp5 juta mending saya bayar," tegas Ribka dalam rapat.

Ribka mengaku dirinya meragukan vaksin Covid-19 tersebut, lantaran melihat dari pengalaman pemberian vaksin lain sebelumnya yang ternyata membuat orang lumpuh hingga ada yang meninggal dunia. Contohnya, pada kasus vaksin antipolio di Sukabumi yang menyebabkan sejumlah orang lumpuh, hingga vaksin kaki gajah di Majalaya yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia.

"Saya yang pertama bilang saya yang pertama menolak vaksin. Kalau dipaksa pelanggaran HAM tidak boleh memaksa begitu," ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan secara gamblang terkait komersialisasi atau bisnis tes swab Covid-19 yang dilakukan sejumlah rumah sakit, dan harga yang berbeda untuk tes swab di berbagai rumah sakit.

"Ini patokannya memang lama pemeriksaan atau memang karena duitnya," tuturnya lagi.

Dalam agenda rapat Komisi IX tersebut, juga ikut dihadiri oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, Kepala BPOM, Penny Lukito, serta Direktur PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir. (wte)

Covid-19 Ribka Tjiptaning Tolak Vaksinasi Viral Komisi IX

Loading...

Related Post