Advertisement

Kebijakan Baru WhatsApp Membuat Geram, Kini Telegram Mulai Dilirik, Kita Lihat Keunggulannya

Kebijakan Baru WhatsApp Membuat Geram, Kini Telegram Mulai Dilirik, Kita Lihat Keunggulannya
IlustrasiTelegram dan WhatsApp (Foto: Course-net.com)
Editor : Terasbekasi2 Teknologi — Selasa, 12 Januari 2021 15:45 WIB
Teras Bekasi, Teknologi - Kebijakan aturan baru WhatsApp saat ini membuat banyak pengguna geram. Karena WhatsApp terkesan sangat memaksa  aturan mereka kepada penggunanya. Kini kehadiran Telegram dengan sederet fitur baru, termasuk fitur  voice chat untuk Group kini mengancam keberadan WhatsApp.


Gerakan mengimbau utuk meninggalkan WhatsApp pun nilai massif di antara sesame pengguna. Saat bersamaan, muncul layanan baru bernama Telegram. Bahkan gelombang pengguna WhatsApp yang beralih ke Telegram konon meningkat tajam. Sebaliknya,  aplikasi pesan instan berbasis cloud itu terus memperbaiki fitur-fitur mereka. Bahkan, banyak fitur-fitur Telegram yang tidak dimiliki WhatsApp.

Telegram mempunya  sejumlah keunggulan yang tidak dimikii WhatsApp. Layanan ini  memiliki hampir 500 juta pengguna secara global , dapat dipakai di beragam perangkat bersamaan. Tidak seperti WhatApp, pengguna dapat mengirimkan pesan, foto, video, dan segala jenis file (doc, zip, mp3, dll.) di Telegram. Juga, bisa membuat group dengan member sampai 200.000 atau channel untuk menyebarkan informasi kepada penerima dengan jumlah tak terbatas. Sebagaimana dilansir dari terasjakarta.id

Tidak hanya itu, Telegram juga mempunyai Secret Chat pada perangkat  jika
pengguna menginginkan kerahasiaan dan memiliki fitur Self-Destruct yang akan menghapus pesan, foto, dan video dengan sendirinya. Nah, berikut adalah fitur baru Telegram yang menarik sekali:

1. Voice Chat untuk Telegram Group
Grup Telegram manapun dapat digunakan sebagai ruang Voice Chat untuk ruang virtual atau tempat berkumpul oleh berbagai komunitas. Voice Chat beroperasi sebagai pilihan tetap berkomunikasi verbal dengan teman atau keluarga. Karena selalu tersedia, pengguna dapat masuk dan keluar dari Voice Chat seperti layaknya ruang berkumpul komunitas.

Voice Chat dapat digunakan oleh ribuan partisipan sekaligus dimana mereka dapat bergabung kapan saja. Admin grup dapat mengaktifkan ruangan virtual dengan mengakses profil grup lalu klik (...) lalu pilih menu “Start Voice Chat”. Untuk bergabung ke dalam voice chat, pengguna Telegram cukup menekan menu "Join" yang terletak di bawah nama grup.


Pengguna dapat saling mengirim stiker dan pesan teks di dalam grup. Dengan fitur Voice Chat Overlay, pengguna bebas dapat menggunakan aplikasi lainnya, bermain game, mencari dan mengirimkan pesan, dan pada saat bersamaan masih tetap terhubung Voice Chat.

Pengguna Android juga mendapatkan pengalaman Voice Chat tambahan dengan floating widget yang akan terus menunjukkan kontrol mikrofon dan siapa yang sedang berbicara meski Telegram hanya dijalankan pada background.

Tidak hanya tersedia untuk Telegram versi mobile, fitur grup Voice Chat juga dapat diakses melalui Telegram di desktop dan aplikasi native macOS. Dengan memilih tombol push-to-talk, pengguna dapat mengaktifkan Voice Chat agar dapat mengkontrol penggunaan mikrofon saat menggunakan software lain.

2. Penyimpanan pada kartu SD
Pengguna Android dapat memindahkan data aplikasi dari penyimpanan internal ke kartu SD eksternal, mengurangi ruang penyimpanan di ponsel.

3. Animasi UI baru, Pembuatan Stiker Lebih Cepat, Emoji Lebih Banyak
Stiker beranimasi pada Telegram dioptimalisasikan untuk efisiensi dan memberikan animasi 180 frame dengan resolusi tak terbatas dalam kurang dari 50 KB saja. Perbaruan ini memungkinkan stiker untuk dimuat dnegan lebih cepat dari sebelumnya, Telegram juga sudah memperluas koleksi emoji animasi pada aplikasi.

4. Peningkatan Fitur Edit Media
Pengguna Android dapat meng-edit foto yang telah dikirim untuk menambahkan efek, coretan, atau stiker menggunakan media editor. Pengguna iOS dapat memilih tombol pena untuk edit dan mengirim kembali foto yang telah mereka terima.

5. Pembacaan Pesan pada iOS
Pengguna dapat mengizinkan Siri untuk membacakan pesan yang masuk dengan pengeras suara pada headphone mereka.

6. Platform saran fitur baru

Untuk membantu mengidentifikasi potensi fitur baru dan menemukan bug pada aplikasi, Telegram meluncurkan Bug and Suggestion Platform. Platform ini akan menyarankan fitur baru dan melaporkan bug secara bertahap. (tc2)

Kebijakan Baru WhatsApp Membuat Geram Telegram Mulai Dilirik Keunggulan

Loading...

Related Post