Advertisement

Vaksinasi Siap Dilakukan, BPOM dan MUI Kompak

Vaksinasi Siap Dilakukan, BPOM dan MUI Kompak
Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh. Sumber: Istimewa
Editor : Terasbekasi1 Bekasi — Selasa, 12 Januari 2021 09:43 WIB

Teras Bekasi, Jakarta – Penantian untuk vaksinasi yang terseretifikasi halal akhirnya membuahkan hasil, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa vaksin Covid-19 produksi Sinovac Lifescience Co Ltd China dengan dua diktum atau keputusan.

Di samping itu, menyusul juga  izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) yang diterbitkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Senin (11/01/2021) sore hari.

Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, menjelaskan diktum pertama yaitu vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Sciences Co Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) hukumnya suci dan halal.

Lalu kedua, vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Sciences Co. Ltd China dan PT. Bio Farma (Persero) sebagaimana angka 1 (diktum pertama) boleh digunakan untuk umat Islam sepanjang terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten.

Dirinya mengungkapkan, dengan BPOM menyetujui EUA untuk Vaksin Covid-19 produksi Sinovac, maka vaksin ini aman digunakan. Adanya EUA BPOM, maka Komisi Fatwa MUI menerbitkan fatwa vaksin Covid-19 produksi Sinovac Lifescience Co Ltd China dengam dua diktum sekaligus di atas.

"Kepala BPOM sudah meyatakan menyetujui EUA untuk vaksin Covid-19 produksi sinovac, sehingga aman untuk digunakan. Ketika BPOM sudah mengeluarkan hasil dan persetujuannya itu, maka Fatwa MUI dikeluarkan," serunya pada poskota.co.id.

Munculnya izin edar darurat dari BPOM Senin sore kemarin menandakan bahwa Vaksin Sinovac boleh digunakan.

Pada saat mengumumkan EUA tersebut, BPOM menyampaikan bahwa vaksin Sinovac ini memiliki efficacy (kemanjuran) 65,3 persen. Angka ini berada di atas standard yang ditentukan World Health Organization (WHO) yang sebesar 50 persen.

"Pada hari ini, Senin11 Januari 2021 Badan POM memberikan persetujuan penggunaan dalam kondisi emergency (emergency use authorization) untuk vaksin Covid-19 yang pertama kali kepada vaksin Coronavax Produksi Sinovac bekerejasama dengan PT Biofarma. Hasil analisis terhadap efficacy vaksin Sinovac dan uji klinis di Bandung menunjukkan menunjukkan efikasi atau tingkat keampuhan vaksin corona Sinovac sebesar 65,3 persen " tukas Kepala BPOM Penny Lukito, Senin (11/01/2021) sore saat konferensi pers secara virtual. (fka)

 



Vaksin Sinovac Covid-19 BPOM MUI Niam Penny

Loading...

Related Post