Advertisement

Mengaku Prihatin, Mbak You Peringatkan Masih Ada Kasus di 2021

Mengaku Prihatin, Mbak You Peringatkan Masih Ada Kasus di 2021
Foto: Dok. Instagram @mbakyou17
Editor : Terasbekasi3 Hiburan — Senin, 11 Januari 2021 19:50 WIB

Teras Bekasi, Jakarta – Mengaku prihatin, peramal Mbak You mengaku meminta maaf atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air JS 182 tujuan Jakarta-Pontianak di Perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Sabtu (9/1/2021).

"Saya sebelumnya minta maaf bukan membuat resah atau gimana, ini semua sudah suratan takdir Tuhan, semuanya akan kembali padaNya, jadi kita mari mendoakan yang baik-baik saja, semoga musibah kecelakaan di Indonesia sudah tidak ada lagi," ungkap Mbak You, Minggu (10/1/2021).

Dilansir dari poskota.co.id, pada akhir tahun lalu, Mbak You mengaku dirinya pernah memprediksi akan ada kecelakaan pesawat dengan identitas warna merah dan biru.

"Memang yang saya lihat itu ada masalah pada pesawatnya ya, ditambah cuaca buruk, kedua belah pihak nggak bisa nyambung, sudah kehendak yang Maha Kuasa ya, termasuk tidak ada yang hidup juga kan sudah takdir," ucapnya.

Mbak You yang dikenal dengan paranormal kejawen ini mengatakan, sepanjang tahun 2021 masih akan ada satu kasus kecelakaan lagi di moda transportasi pesawat, namun kecelakaan tersebut dipercaya tidak memakan korban jiwa.

"Iya masih ada satu lagi, tapi nggak ada korban, kayak cuman rusak mesin aja, yang saya lihat kemaren itu warnanya biru," ujar Mbak You.

Selain itu, dirinya juga mengatakan selama tahun 2021 akan ada beberapa pejabat tinggi yang ditangkap terkait kasus korupsi.

"Ada pejabat yang ditangkap karena korupsi besar itu oleh KPK, lalu ada juga pejabat lain yang selingkuh sama artis ya itu juga kebongkar," jelasnya.

Begitu juga akan terjadi kasus bencana lumpur, sama seperti kasus Lapindo sebelumnya, dan dunia hiburan selebritis pun, diungkapkan masih dididominasi oleh kasus narkoba, prostitusi, dan keributan antar artis. (wte)

Mbak You Sriwijaya Air Kecelakaan Pesawat

Loading...

Related Post