Advertisement

Peresmian Pembangunan dan Rehabilitasi 13 klaster Tambak Udang di BLUPPB Karawang oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

Peresmian Pembangunan dan Rehabilitasi 13 klaster Tambak Udang di BLUPPB Karawang oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ir. Sakti Wahyu Trenggono dan Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana sedang memantau benih ikan (Foto: karawangkab.go.id)
Editor : Terasbekasi2 Bekasi — Sabtu, 9 Januari 2021 14:53 WIB

Terasbekasi, Karawang – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ir. Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan kerja ke Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang di Desa Pusakajaya, Kecamatan Cilebar Karawang. Pada Kamis 7 Januari 2021.

Kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan RI disambut oleh Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana. Kunjungan menteri tersebut dalam hal meresmikan pembangunan dan rehabilitasi 13 klaster tambak udang di BLUPPB Karawang. Pembangunan tersebut nantinya bertujuan agar dapat meningkatkan hasil poduksi udang nasional dan menambah pendapatan negara.

Klaster tambak udang di BLUPPB Karawang, memiliki luas 75 hektar. Kapasitas untuk produksinya mencapai 2.000 ton dalam satu tahun. Menteri Ir. Sakti Wahyu Trenggono mengatakan bahwa pembangunan mesti dilengkapi inovasi kontruksi dengan menggunakan central drain dan pengaturan elevasi yang optimal, untuk lebih mengefisienkan penggunaan energi dan proses panen.

"Inovasi ini tujuannya tentu untuk peningkatan produktivitas tambak udang," ungkapnya.

Selain jumlah produksi, Menteri Ir. Sakti Wahyu Trenggono turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas komoditas yang dihasilkan serta harus tetap menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga meminta jajarannya membuat perencanaan bisnis dari kegiatan yang berlangsung di BLUPPB Karawang. Dikutip dari karawangkab.go.id.

Dalam kunjungan kerjanya di BLUPPB Karawang ini, Menteri Ir. Sakti Wahyu Trenggono  memanen lele bioflok dan udang vaname dalam kolam bundar (tambak udang milenial). Totalnya 400 kilogram lele dan 250 kilogram udang vaneme yang dipanen parsial hari ini. Komoditas ini sudah ada yang membeli dan uang yang dihasilkan masuk ke kas negara melalui mekanisme Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Sementara, Bupati Cellica Nurrachadiana mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang telah membantu produksi perikanan di Karawang. Apalagi Karawang memiliki potensi perikanan budidaya, perikanan tangkap dan potensi olahan hasil perikanan dan garam rakyat.

Sebagai informasi, BLUPPB Karawang sepanjang tahun 2020 memproduksi udang vaname sebanyak 6 ton/ha/siklus; benih lele 2 juta ekor, benih nila 3,8 juta ekor, benih bandeng 1,4 juta ekor hingga benih kakap 179 ribuan ekor. Sebagian besar hasil produksi didistribusikan sebagai bantuan untuk masyarakat. (tc2)



Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Ir. Sakti Wahyu Trenggono Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Karawang BLUPPB Peresmian

Loading...

Related Post